PANDUAN MISA
Iman Tanpa
Perbuatan Adalah Mati

Disusun
oleh :
Andreas
Deuxa (072)
Marcelino
Yulio Bagus (082)
Sovi
Hapsari (091)
Prastiwi
Kurniasih (064)
Teresa
Delvita H (067)
SMP
MARIA GORETTI
Jalan
Imam Bonjol no. 198
Tahun
Ajaran 2013 – 2014
Ritus
Pembuka
Lagu Pembuka
Saudara Mari Semua
(PS 322)
Ulangan :
Saudara, mari semua,
hadaplah altar Tuhan kita.
Sambut tubuh dan darah
dari Putera Allah.
Allelu, allelu, allelu,
allelu, alleluya.
Kita adalah satu, ingin
hidup yang baru,
Satu budi dan hati
dalam Roh ilahi. >> Ulangan
Satu dalam sabdaNya,
kasihi sesamamu.
Dalam suka dan duka
kita satu padu. >> Ulangan
Tanda Salib
I : Dalam
nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U : Amin
Salam
I : Tuhan
sertamu
U : Dan sertamu juga
Pengantar
Selamat pagi
saudara-saudari yang terkasih. Pada perayaan ekaristi hari ini kita diajak
untuk dapat memahami arti “Iman tanpa perbuatan adalah mati”.
Tobat
I Saudara-saudari,
sebelum kita mendengarkan sabda Allah dan memulai perayaan ekaristi ini,
marilah kita menyiapkan diri dengan mohon ampun kepada Allah atas segala
dosa-dosa kita.
I+U Saya mengaku ……………
Tuhan Kasihanilah
Kami (PS 357)
Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan Yesus, kasihani
kami.
Tuhan kasihani kami,
Tuhan Yesus, kasihani kami.
Ayat:
1.
Yesus Kristus, Putra Bapa, kasihani,
kasihani kami.
Imam
Agung pengantara, dengar doa, dengar doa kami.
2.
Yesus Kristus, Jurus’lamat, kasihani,
kasihani kami.
Imam
Agung maharahim, ampunilah, ampunilah kami.
Kemuliaan (PS 358)
I Kemuliaan bagi Allah di surga.
U Dan damai di bumi kepada orang yang
berkenan pada-Nya.
Ulangan:
K Kami memuji Dikau
U Kami memuji Dikau
K Kami menyembah Dikau
U Kami menyembah Dikau. Kami memuliakan
Dikau Tuhan pencipta langit dan bumi
Ayat:
1.
Tuhan Raja surgawi, Tuhan ra surgawi,
Tuhan Putra Anak Domba Allah. >> Ulangan
2.
Dan Dikau RohKudus, dan Dikau Roh Kudus
penghibur hati kami yang berduka. >> Ulangan
3.
Bagi-Mu, Allah Tritunggal, Bapa Putra
dan Roh Kudus, hormat syukur puji selama-lamanya. >> Amin, Amin, Amin.
Doa Pembuka
Liturgi Sabda
Bacaan
I (Yak
2 : 14-16)
Iman Tanpa Perbuatan
Pada Hakekatnya adalah Mati
14
Apakah
gunanya, saauda-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal
ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
15
Jika
seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan
sehari-hari,
16
Dan
seorang dari antara kamu berkata: “ Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan
makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu
bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
L : Demikianlah sabda Tuhan.
U
: Syukur kepada Allah.
Lagu
Antar Bacaan (Sabdamu
Bagai Air Segar)
Sabdamu
Bapa bagai air segar
Membasahi
menyuburkan bumi
Mengalir
tenang, tiada henti
Sumber
hidup dan kasih sejati
Dorong diriku ini jadi saksi kasih
ilahi
Berbekal sabdamu waktakan janj
Bekerja di ladangmu jadi abdi abadi
Hari ini sampai akhir nanti 2x
Bacaan
Injil (Mat
15 : 32-39)
D/I
: Tuhan sertamu.
U : Dan sertamu juga.
D/I
: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius.
U : Dimuliakanlah Tuhan.
Yesus Memberi Makan
Empat Ribu Orang
32
Lalu
Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan
kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak
mempunyai makanan. Aku tidak meu menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti
mereka pingsan di jalan.”
33
Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: “Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat
roti untuk mengenyangkan orang banyak dan begitu besar jumlahnya?”
34
Kata Yesus kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” “Tujuh,” jawab mereka, “dan
ada lagi beberapa ikan kecil.”
35
Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
36
Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur,
memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu
murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
37
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang-orang mengumpulkan
potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.
38
Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan
anak-anak.
39
Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu pulang. Ia naik perahu dan bertolak ke
daerah Magadan.
D/I
: Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
Homili
Yakobus
mengingatkan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Iman harus ditampakkan
dalam perbuatan, sebab iman tanpa perbuatan adalah mati. Sesungguhnya kita
diselamatkan bukan oleh perbuatan tapi untuk perbuatan.
Iman
yang menyelamatkan senantiasa merupakan iman hidup yang tidak berhenti dengan
sekadar mengaku Kristus sebagai Juruselamat, tetapi juga mendorong ketaatan
kepada Dia sebagai Tuhan.
Demikianlah,
ketaatan adalah aspek yang penting dari iman. Hanya mereka yang taat dapat
percaya dan hanya mereka yang percaya dapat taat.
Perbuatan
tanpa iman adalah perbuatan yang mati. Iman tanpa perbuatan adalah iman yang
mati. Iman yang sejati selalu menyatakan dirinya dalam ketaatan kepada Allah
dan perbuatan belas kasihan terhadap mereka yang membutuhkannya.
Saat
Dave Thomas meninggal di awal tahun 2002, ia tidak hanya mewariskan ribuan
restoran Wendy’snya, tetapi ia juga mewariskan pengalaman dan kerja keras yang
dihargai karena nilai – nilainya yangmembumi. Diantara nasihat – nasihat bijak
yang ia jalani semasa hidupnya, wirestawan yang murah senyum ini member
pandangan bagaimana seharusnya orang kristiani yang mau “menyingsingkan lengan
baju”.
Dalam
bukunya yang berjudul Well Done (Bagus Sekali!), Thomas berkata, “Orang kristiani
yang mau menyingsingkan lengan bajunya adalah orang yang melihat kekristenan
sebagai iman dan perbuatan. Mereka meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan
Allah melalui doa , mempelajari Kitab
Suci dengan khidmat, aktif di gereja, dan melajani sesamanya untuk merwatakan
Kabar Baik.” Ia lalu menyebut mereka sebagai “orang tak diknal yang melakukan
lebih banyak kebaikan dari pada orang kristiani termashur”.
Thomas
tidak hanya sadar bahwa kerja keras diperlukan untuk menjalankan bisnis
restorannya, tetapi juga penting untuk kehidupan rohani.
Marilah
kita singsingkan lengan baju kita mulai dari bekerja. Ada banyak hal yang harus
dikerjakan. Mari mewujudnyatakan iman dalam pernuatan sehari – hari.
Iman yang hidup
adalah iman yang berbuat.
Syahadat
Doa Umat
I Saudara-saudari
terkasih, marilah kita dengan rendah hati berdoa kepada Allah.
L Bagi Para Pemimpin Gereja
Ya
Bapa, berkatilah para pemimpin Gereja yang telah mempersembahkan seluruh
hidupnya demi pelayanan terhadap umat Gerejamu. Semoga pelayanan mereka
dilandasi semangat rendah hati dan iman yang kuat. Kami mohon ...
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L Bagi Para Pemimpin Bangsa-Bangsa
Ya
Bapa, anugerahilah para pemimpin bangsa pengamatan yang cermat, pengertian yang
bijaksana, dan pengorbanan yang tulus dalam memimpn masyarakat. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L Bagi Masyarakat Kami
Ya
Bapa, semoga masyarakat kami dalam mengusahakan hidup bersama untuk mewujudkan
kemajuan, kesejahteraan, dan selalu dilandasi cinta kasih sejati. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L Bagi Mereka yang Menderita
Ya
Bapa, berkatilah saudara-saudara kami yang menderita agar dapat menjalani hidup
dengan sabar dan penuh iman. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L Bagi Kami yang Hadir di sini
Ya
Bapa, semoga kami yang berhimpun di sini mampu mempersembahkan hidup kami dalam
karya pelayanan terhadap umat-Mu. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan
Liturgi
Ekaristi
Lagu Persembahan (5 Roti dan 2 Ikan)
Lima
roti dan dua ikan
Diberi
berkat oleh Tuhan
Dimakan
lima ribu orang
Sisa
dua belas keranjang
Doa Persembahan
I Berdoalah,
saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmuberkenan pada Allah,
Bapa yang mahakuasa.
U Semoga
persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta
seluruh umat Allah yang kududs.
Prefasi
I : Tuhan sertamu.
U : Dan sertamu juga.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U : Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U : Sudah layak dan sepantasnya
Kudus (PS 395)
Umat:
Kudus,
kudus, kudus Allah.
S’luruh
isi surga dan bumi menyembah Dikau.
Hosana,
hosanna, hosana bagi Allah di Surga.
Kor:
1. Diberkatilah
yang datang, datang dalam nama Tuhan.
2. Tuhan
raja malaikat, hosanna bagi nama Tuhan.
Umat:
1. Hosana
, hosanna, hosanna bagi Allah di surga.
2. Hosana,
hosanna, hosanna bagi Allah di surga.
Doa Syukur Agung II
I Sungguh
kuduslah Engkau, ya Bapa, sumber segala kekudusan. Oleh sebab itu, pada hari
ini kami menghadap Dikau sehati-sejiwa dengan umat separoki dan sekuuskupan
dalam kesatuan dengan seluruh Gereja. Dalam perayaan ini kami mengenangkan
bahwa Kristus bangkit dari alam maut. Engkau telah meninggikan Dia dan
mengaruniakan kepada-Nya nama yang mengatasi segala nama. Dalam nama Dia yang
adalah Tuhan, kami mohon: Kuduskanlah persembahan ini dengan daya Roh-Mu agar
bagikami menjadi Tubuh dan (†) Darah Putra-Mu
terkasih Tuhan kami, Yesus Kristus.
I Ketika
akan diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Yesus mengambil roti,
mengucap syukur, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memecah-mecahkan roti itu dan
memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata;
TERIMALAH
DAN MAKANLAH:
INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
Demikian
pula sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur
kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
TERIMALAH
DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAHKU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG
DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI
UNTUK MENGENANGKAN DAKU.
I Sambil mengenangkan wafatdan
kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu, ya Bapa, roti kehidupan
dan piala keselamatan. Kami bersyukur sebab kami Engkau anggap layak menghadap
Engkau dan berbakti kepada-Mu. Kami mohon agar kami yang menerima Tubuh dan
Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.
Bapa,
perhatikanlah Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi. Sempurnakanlah umat-Mu
dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami Fransiskus dan Uskup kami
Johannes, seta para imam, diakon, dan semua pelayan sabdamu.
I Ingatlah
akan saudara-saudari kami, kaum beriman, yang telah meninggal dengan harapan
akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu. Terimalah
mereka dalam cahaya wajah-Mu.
Kasihanilah
kami semua agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Maria,
Perawan dan Bunda Allah, bersama para rasul dan semua orang kudus, dari masa ke
masa yang hidupnya berkenan di hati-Mu. Semoga kamipun Engkau perkenankan turut
serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu.
I Dengan
pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang
mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan
sepanjang segala masa.
U Amin.
Bapa Kami
I Atas petunjuk penyelamat kita
dan menurut ajaran ilahi,
maka beranilah kita berdoa.
U Bapa kami di dalam surga, di
muliakanlah nama-Mu,
datanglah
kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi dan di surga.
Berilah
kami rezeki pada hari ini.
Ampunilah
dosa kami,
Seperti
kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Jangan
masukkan kami dalam cobaan, tapi bebaskan kami dari yang jahat.
Sebab
Tuhanlah raja, yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
Amin,
amin, amin.
Doa
Damai
I Damai Tuhan besertamu.
U Dan sertamu juga.
Ku
bawa damai bagimu.
Ku
bawa damai bagimu.
Ku
bawa damai bagimu.
Ku
bawa damai, damai, damai bagimu.
Anak
Domba Allah
I Inilah Anak Domba Allah yang
menghapus dosa dunia.
Berbahagialah kita yang diundang ke
perjamuan-Nya.
I+U Ya
Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja maka
saya akan sembuh.
I Tubuh Kristus.
U Amin.
Lagu
Komuni (Bagaikan Bejana)
Bagaikan
bejana siap dibentuk,
Demikian
hidupku ditangan-Mu.
Dengan
urapan kuasa roh-Mu,
Ku
dibaharui selalu.
Jadikan
ku Allah dalam rumah-Mu.
Inilah
hidupku di tangan-Mu.
Bentuklah
s’turut kehendak-Mu,
Pakailah
sesuai rencana-Mu.
Reff:
Ku
mau s’perti-Mu Yesus,
Di
sempurnakan s’lalu.
Dalam
s’genap jalanku,
Memuliakan
nama-Mu.
Ritus
Penutup
Doa
Setelah Komuni
I Marilah berdoa,
Allah
Bapa kami yang Maha Pemurah, Engkau telah menyegarkan kami dengan karunia
penyelamatan. Semoga berkat daya Ekaristi ini, hidup kami semakin terarah
kepada Engkau. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
U Amin.
Berkat
Penutup
I Tuhan sertamu.
U Dan sertamu juga.
I Semoga
Saudara sekalian di berkati oleh Allah yang Mahakuasa (†) Bapa dan Putra dan
Roh Kudus.
U Amin.
Pengutusan
I Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi
sudah selesai.
U Syukur kepada Allah.
I Marilah pergi! Kita diutus.
U Amin.
Lagu
Penutup (Hari Ini
Ku Rasa Bahagia)
Hari
ini ku rasa bahagia
Berkumpul
bersama saudara seiman
Tuhan
Yesus t’lah satukan kita
Tanpa
memandang diantara kita
Bergandengan
tangan dalam kasih
Dalam
satu hati
Berjalan
dalam terang kasih Tuhan
Kau saudaraku
Kau
sahabatku 2x
Tiada
yang dapat memisahkan kita.
Pembagian Tugas
Andreas Deuxa Prefasi, Kudus, Doa
Syukur Agung.
Marcelino Yulio Bagus Homili, Syahadat, Doa Damai.
Prastiwi
Kurniasih Pengantar,
Tobat, Tuhan Kasihanilah Kami, Kemuliaan, Berkat Penutup.
Sovi
Hapsari Tanda
Salib, Salam, Doa Umat, Doa Persembahan, Bapa Kami, Anak Domba Allah.
Tersa Delvita Hendarto Doa Pembuka, Bacaan I, Bacaan Injil,
Doa Sesudah Komuni.