Sabtu, 08 Maret 2014

Panduan Misa

PANDUAN MISA
Iman Tanpa Perbuatan Adalah Mati

logo-mg-300x285.png
Disusun oleh :
Andreas Deuxa  (072)
Marcelino Yulio Bagus (082)
Sovi Hapsari (091)
Prastiwi Kurniasih (064)
Teresa Delvita H  (067)

SMP MARIA GORETTI
Jalan Imam Bonjol no. 198
Tahun Ajaran 2013 – 2014


Ritus Pembuka

Lagu Pembuka
Saudara Mari Semua (PS 322)
Ulangan :
Saudara, mari semua, hadaplah altar Tuhan kita.
Sambut tubuh dan darah dari Putera Allah.
Allelu, allelu, allelu, allelu, alleluya.

Kita adalah satu, ingin hidup yang baru,
Satu budi dan hati dalam Roh ilahi.  >> Ulangan

Satu dalam sabdaNya, kasihi sesamamu.
Dalam suka dan duka kita satu padu. >> Ulangan
         
Tanda Salib
I   : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U : Amin

Salam
I   : Tuhan sertamu
U : Dan sertamu juga

Pengantar
Selamat pagi saudara-saudari yang terkasih. Pada perayaan ekaristi hari ini kita diajak untuk dapat memahami arti “Iman tanpa perbuatan adalah mati”.

Tobat
I           Saudara-saudari, sebelum kita mendengarkan sabda Allah dan memulai perayaan ekaristi ini, marilah kita menyiapkan diri dengan mohon ampun kepada Allah atas segala dosa-dosa kita.
I+U     Saya mengaku ……………

Tuhan Kasihanilah Kami (PS 357)
Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan Yesus, kasihani kami.
Tuhan kasihani kami, Tuhan Yesus, kasihani kami.
Ayat:
1.      Yesus Kristus, Putra Bapa, kasihani, kasihani kami.
            Imam Agung pengantara, dengar doa, dengar doa kami.
2.      Yesus Kristus, Jurus’lamat, kasihani, kasihani kami.
Imam Agung maharahim, ampunilah, ampunilah kami.

Kemuliaan (PS 358)
I           Kemuliaan bagi Allah di surga.
U         Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
Ulangan:
K         Kami memuji Dikau
U         Kami memuji Dikau
K         Kami menyembah Dikau
U         Kami menyembah Dikau. Kami memuliakan Dikau Tuhan pencipta langit dan bumi
Ayat:
1.      Tuhan Raja surgawi, Tuhan ra surgawi, Tuhan Putra Anak Domba Allah. >> Ulangan
2.      Dan Dikau RohKudus, dan Dikau Roh Kudus penghibur hati kami yang berduka. >> Ulangan
3.      Bagi-Mu, Allah Tritunggal, Bapa Putra dan Roh Kudus, hormat syukur puji selama-lamanya. >> Amin, Amin, Amin.

Doa Pembuka


Liturgi Sabda

Bacaan I (Yak 2 : 14-16)
Iman Tanpa Perbuatan Pada Hakekatnya adalah Mati
14 Apakah gunanya, saauda-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari,
16 Dan seorang dari antara kamu berkata: “ Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
L  : Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu Antar Bacaan  (Sabdamu Bagai Air Segar)
Sabdamu Bapa bagai air segar
Membasahi menyuburkan bumi
Mengalir tenang, tiada henti
Sumber hidup dan kasih sejati                                               
            Dorong diriku ini jadi saksi kasih ilahi
            Berbekal sabdamu waktakan janj                                
            Bekerja di ladangmu jadi abdi abadi                           
            Hari ini sampai akhir nanti                                          2x

Bacaan Injil (Mat 15 : 32-39)
D/I : Tuhan sertamu.
U   : Dan sertamu juga.
D/I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius.
U   : Dimuliakanlah Tuhan.
Yesus Memberi Makan Empat Ribu Orang
32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak meu menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan.”
33 Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: “Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak dan begitu besar jumlahnya?”
34 Kata Yesus kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” “Tujuh,” jawab mereka, “dan ada lagi beberapa ikan kecil.”
35 Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
36 Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
37 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang-orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.
38 Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.
39 Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu pulang. Ia naik perahu dan bertolak ke daerah Magadan.
D/I : Demikianlah Injil Tuhan.
U   : Terpujilah Kristus.

Homili
Yakobus mengingatkan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Iman harus ditampakkan dalam perbuatan, sebab iman tanpa perbuatan adalah mati. Sesungguhnya kita diselamatkan bukan oleh perbuatan tapi untuk perbuatan.
Iman yang menyelamatkan senantiasa merupakan iman hidup yang tidak berhenti dengan sekadar mengaku Kristus sebagai Juruselamat, tetapi juga mendorong ketaatan kepada Dia sebagai Tuhan.
Demikianlah, ketaatan adalah aspek yang penting dari iman. Hanya mereka yang taat dapat percaya dan hanya mereka yang percaya dapat taat.
Perbuatan tanpa iman adalah perbuatan yang mati. Iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati. Iman yang sejati selalu menyatakan dirinya dalam ketaatan kepada Allah dan perbuatan belas kasihan terhadap mereka yang membutuhkannya.
Saat Dave Thomas meninggal di awal tahun 2002, ia tidak hanya mewariskan ribuan restoran Wendy’snya, tetapi ia juga mewariskan pengalaman dan kerja keras yang dihargai karena nilai – nilainya yangmembumi. Diantara nasihat – nasihat bijak yang ia jalani semasa hidupnya, wirestawan yang murah senyum ini member pandangan bagaimana seharusnya orang kristiani yang mau “menyingsingkan lengan baju”. 
Dalam bukunya yang berjudul Well Done (Bagus Sekali!), Thomas berkata, “Orang kristiani yang mau menyingsingkan lengan bajunya adalah orang yang melihat kekristenan sebagai iman dan perbuatan. Mereka meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Allah  melalui doa , mempelajari Kitab Suci dengan khidmat, aktif di gereja, dan melajani sesamanya untuk merwatakan Kabar Baik.” Ia lalu menyebut mereka sebagai “orang tak diknal yang melakukan lebih banyak kebaikan dari pada orang kristiani termashur”.
Thomas tidak hanya sadar bahwa kerja keras diperlukan untuk menjalankan bisnis restorannya, tetapi juga penting untuk kehidupan rohani.
Marilah kita singsingkan lengan baju kita mulai dari bekerja. Ada banyak hal yang harus dikerjakan. Mari mewujudnyatakan iman dalam pernuatan sehari – hari.
Iman yang hidup adalah iman yang berbuat.

Syahadat

Doa Umat
I           Saudara-saudari terkasih, marilah kita dengan rendah hati berdoa kepada  Allah.
L          Bagi Para Pemimpin Gereja
Ya Bapa, berkatilah para pemimpin Gereja yang telah mempersembahkan seluruh hidupnya demi pelayanan terhadap umat Gerejamu. Semoga pelayanan mereka dilandasi semangat rendah hati dan iman yang kuat. Kami mohon ...
U         Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L          Bagi Para Pemimpin Bangsa-Bangsa
Ya Bapa, anugerahilah para pemimpin bangsa pengamatan yang cermat, pengertian yang bijaksana, dan pengorbanan yang tulus dalam memimpn masyarakat. Kami mohon …
U         Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L          Bagi Masyarakat Kami
Ya Bapa, semoga masyarakat kami dalam mengusahakan hidup bersama untuk mewujudkan kemajuan, kesejahteraan, dan selalu dilandasi cinta kasih sejati. Kami mohon …
U         Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L          Bagi Mereka yang Menderita
Ya Bapa, berkatilah saudara-saudara kami yang menderita agar dapat menjalani hidup dengan sabar dan penuh iman. Kami mohon …
U         Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L          Bagi Kami yang Hadir di sini
Ya Bapa, semoga kami yang berhimpun di sini mampu mempersembahkan hidup kami dalam karya pelayanan terhadap umat-Mu. Kami mohon …
U         Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan

Liturgi Ekaristi

Lagu Persembahan (5 Roti dan 2 Ikan)
Lima roti dan dua ikan
Diberi berkat oleh Tuhan
Dimakan lima ribu orang
Sisa dua belas keranjang

Doa Persembahan
I           Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmuberkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U         Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kududs.

Prefasi
I   : Tuhan sertamu.
U  : Dan sertamu juga.
I   : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U  : Sudah kami arahkan.
I   : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U  : Sudah layak dan sepantasnya

Kudus (PS 395)
Umat:
Kudus, kudus, kudus Allah.
S’luruh isi surga dan bumi menyembah Dikau.
Hosana, hosanna, hosana bagi Allah di Surga.
Kor:
1.      Diberkatilah yang datang, datang dalam nama Tuhan.
2.      Tuhan raja malaikat, hosanna bagi nama Tuhan.
Umat:
1.      Hosana , hosanna, hosanna bagi Allah di surga.
2.      Hosana, hosanna, hosanna bagi Allah di surga.

Doa Syukur Agung II
I           Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa, sumber segala kekudusan. Oleh sebab itu, pada hari ini kami menghadap Dikau sehati-sejiwa dengan umat separoki dan sekuuskupan dalam kesatuan dengan seluruh Gereja. Dalam perayaan ini kami mengenangkan bahwa Kristus bangkit dari alam maut. Engkau telah meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama yang mengatasi segala nama. Dalam nama Dia yang adalah Tuhan, kami mohon: Kuduskanlah persembahan ini dengan daya Roh-Mu agar bagikami menjadi Tubuh dan () Darah Putra-Mu terkasih Tuhan kami, Yesus Kristus.
I           Ketika akan diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Yesus mengambil roti, mengucap syukur, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata;
TERIMALAH DAN MAKANLAH:
INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
Demikian pula sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
TERIMALAH DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAHKU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU.
I           Sambil mengenangkan wafatdan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu, ya Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan. Kami bersyukur sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-Mu. Kami mohon agar kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.
Bapa, perhatikanlah Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi. Sempurnakanlah umat-Mu dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami Fransiskus dan Uskup kami Johannes, seta para imam, diakon, dan semua pelayan sabdamu.
I           Ingatlah akan saudara-saudari kami, kaum beriman, yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu. Terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.
Kasihanilah kami semua agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Maria, Perawan dan Bunda Allah, bersama para rasul dan semua orang kudus, dari masa ke masa yang hidupnya berkenan di hati-Mu. Semoga kamipun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu.
I           Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U         Amin.


Bapa Kami
I           Atas petunjuk penyelamat kita
            dan menurut ajaran ilahi,
            maka beranilah kita berdoa.
U         Bapa kami di dalam surga, di muliakanlah nama-Mu,
datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi dan di surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Ampunilah dosa kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Jangan masukkan kami dalam cobaan, tapi bebaskan kami dari yang jahat.
Sebab Tuhanlah raja, yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
Amin, amin, amin.

Doa Damai
I           Damai Tuhan besertamu.
U         Dan sertamu juga.
Ku bawa damai bagimu.
Ku bawa damai bagimu.
Ku bawa damai bagimu.
Ku bawa damai, damai, damai bagimu.

Anak Domba Allah
I           Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.
            Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya.
I+U     Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.
I           Tubuh Kristus.
U         Amin.

Lagu Komuni (Bagaikan Bejana)
Bagaikan bejana siap dibentuk,
Demikian hidupku ditangan-Mu.
Dengan urapan kuasa roh-Mu,
Ku dibaharui selalu.
Jadikan ku Allah dalam rumah-Mu.
Inilah hidupku di tangan-Mu.
Bentuklah s’turut kehendak-Mu,
Pakailah sesuai rencana-Mu.
Reff:
Ku mau s’perti-Mu Yesus,
Di sempurnakan s’lalu.
Dalam s’genap jalanku,
Memuliakan nama-Mu.

Ritus Penutup

Doa Setelah Komuni
I           Marilah berdoa,
Allah Bapa kami yang Maha Pemurah, Engkau telah menyegarkan kami dengan karunia penyelamatan. Semoga berkat daya Ekaristi ini, hidup kami semakin terarah kepada Engkau. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
U         Amin.

Berkat Penutup
I           Tuhan sertamu.
U         Dan sertamu juga.
I           Semoga Saudara sekalian di berkati oleh Allah yang Mahakuasa (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U         Amin.

Pengutusan
I           Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U         Syukur kepada Allah.
I           Marilah pergi! Kita diutus.
U         Amin.

Lagu Penutup (Hari Ini Ku Rasa Bahagia)
Hari ini ku rasa bahagia
Berkumpul bersama saudara seiman
Tuhan Yesus t’lah satukan kita
Tanpa memandang diantara kita
Bergandengan tangan dalam kasih
Dalam satu hati
Berjalan dalam terang kasih Tuhan
Kau saudaraku
Kau sahabatku                                                            2x
Tiada yang dapat memisahkan kita.


Pembagian Tugas

Andreas Deuxa                       Prefasi, Kudus, Doa Syukur Agung.
Marcelino Yulio Bagus           Homili, Syahadat, Doa Damai.
Prastiwi Kurniasih                   Pengantar, Tobat, Tuhan Kasihanilah Kami, Kemuliaan, Berkat Penutup.
Sovi Hapsari                            Tanda Salib, Salam, Doa Umat, Doa Persembahan, Bapa Kami, Anak Domba Allah.
Tersa Delvita Hendarto           Doa Pembuka, Bacaan I, Bacaan Injil, Doa Sesudah Komuni.